2026-07-20
HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Pria berinisial D alias Abang ditangkap polisi setelah memberikan challenge dua bocah memakan cabai dan masuk freezer di sebuah warung, Cimanggis, Kota Depok.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan tersangka diduga melakukan penganiayaan terhadap korban berinisial AKS (7) dan A (7), Selasa (14/7/2026).
“Tempat kejadian di Jalan Puri Sriwedari Cibubur, Harjamukti, Cimanggis Kota Depok” kata Made dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).
Made menjelaskan, kedua korban awalnya datang ke warung untuk membeli mi.
Saat berada di lokasi, tersangka diduga menawarkan sejumlah tantangan dengan imbalan uang kepada kedua anak.
“D (tersangka) bilang ‘Mau enggak aku tantang?’. Kemudian D memberikan tantangan kepada AKS dan A ‘Nih, kalau kalian bisa makan cabai saya kasih duit Rp 10.000. Kalau enggak bisa makan, saya masukin freezer’,” ungkap dia.
Setelah itu, tersangka diduga kembali memberi tantangan kepada korban untuk masuk ke dalam freezer boks dengan imbalan uang.
Tersangka kemudian mengosongkan isi freezer dan meminta korban A masuk ke dalam sebelum menutup pintunya.
“Kemudian A masuk ke dalam freezer, lalu D menutup freezer tersebut dan mendiamkan A lebih dari lima menit. A mengetuk-ngetuk dari dalam freezer, namun D tidak membukakan freezer,” jelas dia.
Tersangka D selanjutnya meminta korban AKS masuk ke dalam freezer. Setelah dibuka, AKS melihat temannya, A dalam kondisi wajah pucat.
“D menyuruh AKS masuk ke dalam freezer berdua dengan A, namun (freezer) tidak muat. Setelah itu, AKS dan A keluar dari freezer,” ucap Made.
Usai tantangan tersebut, D diduga memberikan uang tunai sebesar Rp 11.000 kepada kedua korban.
“Kemudian D berkata kepada AKS dan A ‘Jangan kasih ke orangtua lu. Kan sudah aku kasih duit. Nanti kalau kasih tahu aku culik’,” ungkap Made.
Tidak berhenti di situ, D juga diduga “men-challenge” kedua korban memakan saus sambal dengan tangan, memindahkan air dengan tusuk gigi hingga membuat jempol tangan mereka sakit.
“Kemudian D menantang AKS dan A untuk memakan garam, namun keluarga AKS dan A memanggil mereka. Lalu tersangka D langsung masuk ke dalam dan bersembunyi, kemudian A dan AKS pergi dari warung,” jelas dia.