Rumah Teknologi tinggi Informasi bisnis majalah fashion Keuangan dan Keuangan kawasan komersial Berita global Mobil Pendidikan Permainan Mode Kehidupan Hotel Olahraga Brigade Budaya Cerdas Makanan Orangtua-anak Kesehatan

Kekeringan 2 Pekan, Warga Katulampa Bogor Cuci Baju dan Bersihkan Ikan di Kali Baru

2026-07-18 HaiPress

BOGOR, iDoPress -Warga Katulampa, Kota Bogor, yang terdampak kekeringan imbas musim kemarau memanfaatkan aliran Kali Baru, anak Sungai Ciliwung, untuk mencuci pakaian hingga membersihkan ikan.

Salah seorang warga, Enah (69), mengatakan sumur di rumahnya sudah mengering beberapa waktu belakangan. Akibatnya, ia terpaksa mencuci pakaian di aliran Kali Baru.

"Udah dua minggu udah (sumur kering), ini mah cuman dua ember (cucian), sekarang nyuci ini kering. Besok yang ganti nanti sore, cuci lagi," jelas Enah saat ditemui iDoPress, pada Sabtu.

Untuk kebutuhan mandi dan memasak, Enah mengandalkan pasokan air dari sumur milik anaknya yang rumahnya tidak jauh dari kediamannya.

Setiap hari, anaknya membawa sekitar delapan galon air sumur bersih untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

"Delapan galon masak sama ambil air sumur tuh anak nenek yang di sana yang (kerja) bengkel. Di situ mah bagus air sumurnya masih ada. Buat masak," ujar dia.

Kondisi serupa dialami warga lainnya, Ujang (64). Sumur di rumahnya juga mengering sekitar dua pekan terakhir.

iDoPress/REGI PRATASYAH VASUDEWA Ujang (64) memanfaatkan aliran Kali Baru untuk membersihkan ikan, Katulampa, Bogor, pada Sabtu (18/7/2026).

Ia mengatakan, perlu waktu yang cukup lama untuk bisa mendapatkan air dari sumur yang tersisa.

"Kadang-kadang dapat sih (air), dua ember tuh dua sampai tiga jam dari air sumur," kata Ujang saat ditemui iDoPress di Bendung Katulampa.

Karena keterbatasan air, Ujang harus berjalan sekitar 200 meter menuju rumah adiknya untuk mengambil air dan mandi.

Ia mengatakan, rumah adiknya masih mendapat pasokan air dari PAM, sehingga ia mengambilnya untuk mandi dan kebutuhan memasak.

"Harus ke rumah adiklah (untuk ambil air). Rumah adik kan lumayan, jalan, jalan kakinya sekitar 200 meter," ujar dia.

Selain itu, Ujang yang sehari-hari berjualan di warung juga memanfaatkan aliran Kali Baru untuk membersihkan ikan hasil tangkapannya. Setelah itu, ikan kembali dibersihkan di rumah adiknya.

"Sumurnya kering. Sumurnya kering, airnya kurang. Kan sayang kan pakai, di sini (Kali Baru) kan lumayan," jelas Ujang.

Sementara itu, Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, mengatakan debit air di hulu Sungai Ciliwung, kawasan Puncak, masih rendah.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
©hak cipta2009-2020 Informasi Aliansi Bisnis Indonesia      Hubungi kami   SiteMap